oleh

Pemerintah RI Tunda Pemberangkatan Haji Tahun 2020

-Berita-80 views

Gadingnews.info, Jakarta–Keputusan pemerintah yang memutuskan tidak memberangkatkan jamaah dalam penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M menimbulkan pertanyaan. Bagaimana nasib jamaah yang sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun ini?

Dalam keterangan pers via konferensi video, Selasa (2/6/2020), Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengungkapkan status mereka.

“Seiring keluarnya kebijakan pembatalan haji ini, jamaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi biaya haji atau BPIH tahun ini, akan menjadi jamaah haji tahun 1442 H atau 2021 mendatang, sebagai gambaran, BPIH tahun ini sebesar Rp 35.235.602“, kata Fachrul.

Menurutnya, setoran yang dibayarkan akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH). Nilai manfaatnya pun akan diberikan oleh BPKH kepada jamaah haji paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama haji tahun 1442H/2021M.

“Pemanfaatan kepada perorangan. Kenapa? karena nilai pelunasan BPIH itu tidak sama. Paling rendah Rp 6 juta, yaitu di Aceh uang muka Rp 25 juta. Paling tinggi sekitar Rp 16 juta untuk pemberangkatan dari Makassar. antara Rp 6 juta sampai dengan Rp 16 juta, nilai manfaat diberikan kembali berdasarkan pelunasan BPIH yang dibayarkan,” ujar Fachrul.(*/)

Sumber : CNBC Indonesia

Dapatkan kiriman terbaru melalu email:

Terbaru