oleh

Pedoman Pembaruan Teknik Berecobrick CoVid-19 dari GEA

GadingNews, Makassar – Global Ecobrick Alliance menganjurkan pembaruan teknik membuat ecobrick pada plastik sekali pakai selama masa pandemi CoVid-19 sebagai salah satu wujud aksi masyarakat dan pemerintah untuk menekan penyebaran virus SARS-CoV-2. Penelitian ilmiah terakhir mengenai penularan virus corona menunjukkan bahwa dari semua material yang diuji, virus bertahan paling lama pada permukaan plastik.
GEA sudah mempublikasikan Buku Putih yang komprehensif disertai penjelasan ilmiah atas Pedoman Pembaruan Teknik Berecobrick (di bawah ini) yang dapat mencegah penyebaran virus pada palstik sekali pakai.
GEA menganjurkan kegiatan berecobrick selama periode CoVid-19 karena kegiatan ini memberikan layanan yang efektif bagi rumah tangga, komunitas, planet dan menyelamatkan kehidupan.
Pertama, dengan sesegera mungkin mencuci dan mengeringkan kemasan plastik yang kita pakai saat ini ( kemasan makanan, masker, dll) kita dapat mencegah penyebaran virus.
Kedua, dengan memasukkan plastik yang sudah kering dan bersih ke dalam botol, segala kemungkinan kontaminasi virus dapat dinetralkan sampai masa aktif virus tersebut berakhir dengan sendirinya.
Ketiga, membuat ecobrick menggunakan plastik bekas akan membantu mengurangi persoalan sistem pengelolaan limbah kota kita selama masa yang sulit ini.
Dengan membuat ecobrick kita dapat membantu menjaga komunitas kita bersih dan sehat dengan mencegah plastik kita tertimbun, dibakar atau dibuang.
Kemudian, setelah pandemi berakhir, ecobrick dapat digunakan oleh masyarakat untuk kebun, dan ruang hijau untuk meningkatkan regenerasi dan ketahanan lokal.

Russell, Ani dan Lucie
Principals
Global Ecobrick Alliance
Earth Enterprise

Dapatkan kiriman terbaru melalu email:

Terbaru