oleh

HKJS 10 Oktober 2019, Psikiatri Makassar Mengusung Tema: Pencegahan Bunuh Diri

GadingNews.Makassar – Sepertinya tidak banyak orang yang tahu bahwa tanggal 10 Oktober disetiap tahunnya merupakan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day dan telah diperingati selama 27 tahun sejak peringatan pertama kalinya pada 10 Oktober 1992 yang dilansir dari situs resmi World Federation For Mental Health (WFMH) sebagai agenda tahunan oleh inisiatornya Richard Hunter selaku Wakil Sekretaris Jendral WFMH.

HKJS tahun ini tampak diperingati pula di Makassar yang tentu pelaksanaanya tidak jauh dari Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi sebagai rumah sakit tempat rujukan dan penanganan perawatan pasien/penderita gangguan mental dan kejiwaan.

Di sekitar area pos penjagaan RSKD Dadi telah terpasang Spanduk Peringatan HKJS dan kabarnya ada berbagai agenda kegiatan baik dari pihak RSKD maupun dari para dokter yang bertugas di RSKD tsb.

Agenda dari pihak RSKD dijadwalkan sekitar pkl 08.00-10.00 wita pagi ini lalu dilanjutkan kegiatan kampanye HKJS oleh para dokter Residen Psikiatri (Jiwa) dibantu dokter koas pada  pkl. 10.00-14.00 wita.

Salah seorang dokter residen yang kami mintai keterangannya menjelaskan bahwa memang betul HKJS diperingati hari ini dengan berbagai agenda.

“iya betul, HKJS tahun ini yang terpusat di RSKD  tentu tidak begitu saja terlewatkan sehingga kami dari dokter residen psikiatri sebagai Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (MPPDS) Psikiatri UNHAS beberapa hari yang lalu telah mempersiapkan berbagai hal untuk memperingatinya”, sahut dr. Nur Insani Abbas, yang merupakan dokter Residen yang bertugas di RSKD Dadi.

“Kegiatan dilakukan di 3 titik: RSKD Dadi, RS.Wahidin Sudirohusodo, dan RS. Unhas.
Di RSKD Dadi diwakili oleh supervisor dr. Hawaidah, Sp.KJ., dan dr. A. Suheyra, M.Kes, Sp.KJ., sedangkan di RS. Wahidin Sudirohusodo diwakili oleh Dr. dr. Saidah Syamsuddin, Sp.KJ.” sambung dr. Nuri sapaan dokter residen terbilang muda ini.

dr. Nuri melanjutkan, “konsep kegiatan kami adalah model kampanye yang kami kemas dalam kegiatan tes dini, konsultasi serta bagi-bagi makanan/minuman dan souvenir kpd pasien, keluarga pasien, masyarakat sekitar RSKD dan yang melintas bahkan kepada para aparat kepolisian yang berjaga di posko pengamanan depan RSKD Dadi,  yang memuat materi kampanye HKJS ini.

Jadi begini, pukul 08.00-10.00 tadi penyuluhan tentang kesehatan jiwa kepada pasien dan keluarga disertai pembagian bingkisan untuk pasien dan keluarganya, kemudian dilanjutkan turun ke jalan dari pukul 10.00-14.00 dengan agenda kampanye di jalan Lanto Dg. Pasewang depan RSKD Dadi.

Dia menegaskan “Kampanye ini tentu tidak jauh dari tujuan awalnya yg secara umum mengampanyekan advokasi kesehatan mental dan mendidik masyarakat tentang isu-isu yang relevan terkait kesehatan mental atau kesehatan jiwa, denga Tema: Pencegahan Bunuh Diri”.

“oiya terima kasih kepada pihak media yang diluar sepengetahuan kami bersedia meliput kegiatan HKJS hari ini, tentu kampanye atau sosialisasi yang kami lakukan ini menjadi maksimal pelaksanaannya sebagai harapan kami dengan diliputnya kegiatan ini oleh media”, tutupnya.

Dapatkan kiriman terbaru melalu email:

Terbaru